|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

March 30, 2006

Jika Seorang Hamba Dibenci Allah

Riwayat Imam Muslim, dari Abu Hurairah, Rasulullaah shalallaahu ‘alayhi wasallam bersabda:

"Apabila Allah membenci seorang hamba, maka Allah akan memanggil Jibril dan berfirman, "Sesungguhnya Aku membenci si Fulan, maka bencilah ia." Rasulullaah shalallaahu ‘alayhi wasallam bersabda, "Kemudian Jibril pun membencinya dan menyeru kepada penghuni langit, sesungguhnya Allah telah membenci si Fulan, maka bencilah ia." Rasulullaah shalallaahu ‘alayhi wasallam bersabda, "Kemudian mereka pun membencinya dan setelah itu kebencian baginya akan diletakkan di bumi" "

Dari Aisyah, Rasulullaah shalallaahu ‘alayhi wasallam bersabda:

"Sesungguhnya orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang suka menentang (mendebat) perintah Allah"

Fathul Baari

Fathul Baari Penjelasan Kitab Shahih Al-Bukhari

Judul asli : Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari
Penulis : Al Imam Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqalani
Penerbit : Pustaka Azzam, Jakarta Selatan

Kitab ini adalah karya al-Hafiz Abi’l Fadal Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Hajar al-Asqalani al-Misri. Beliau dilahirkan tahun 773 H dan wafat tahun 852 H. Kitab Fathul Baari ini adalah kitab syarah shahih Bukhari yang paling baik dan paling lengkap.

(more…)

March 29, 2006

Jus Semangka

Panasnya Surabaya, rasanya sangat nikmat jika kita minum minuman segar, minuman penuh vitamin bergizi, tidak ada salahnya jika ingin mencoba resep berikut :) Segarkan hari-hari panasmu dengan Jus Semangka :)  Selamat mencoba!

Bahan-Bahan :

600  gram semangka tanpa biji, cincang
125  ml air jeruk manis
125  ml air jeruk lemon
75  gram gula kastor
150  gram strawberi segar, bersihkan, belah-belah

Cara Mengolah :  

1. Campur semangka, air jeruk dan gula.
2. Blender hingga halus.
3. Simpan dalam lemari pendingin hingga dingin benar.
4. Masukkan belahan strawberi.
5. Tuang dalam gelas-gelas saji.
6. Sajikan segera.

Sumber : Majalah Lisa

Kelak Akan Ada di Atas Mimbar-mimbar dari Cahaya

Hadist dari Umar bin Khattab, diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Bar dalam at-Tamhid

Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihy wasallam bersabda:  

Allah mempunyai hamba-hamba yang bukan nabi & bukan syuhada, tapi para nabi & syuhada tertarik oleh kedudukan mereka di sisi Allah.

Para sahabat berkata,
"Wahai Rasulullah, siapa mereka & bagaimana amal mereka? Semoga saja kami bisa mencintai mereka."

Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihy wasallam bersabda,
"Mereka adalah suatu kaum yang saling mencintai dengan karunia dari Allah. Mereka tidak memiliki hubungan nasab & tidak memiliki harta yang mereka kelola bersama. Demi Allah mereka adalah cahaya & mereka kelak akan ada di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Mereka tidak merasa takut ketika banyak manusia merasa takut.Mereka tidak bersedih ketika banyak manusia bersedih"

Kemudian Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihy wasallam membacakan firman Allah:

"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati" (TQS Yunus :62)