|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

May 2, 2006

[Akhlaqul Karimah] Al-Haya (Malu)

Dari Ibnu Umar, radiyallaahu anhu, Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam melewati seorang lelaki dari kaum Anshar. Laki-laki itu sedang menasihati anaknya tentang malu, maka Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Biarkanlah dia, sesungguhnya malu itu bagian dari iman." (Mutafaq ‘alaih)

Dari Imran bin Husain radiyallaahu anhu, Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Malu tidak akan mendatangkan sesuatu pun kecuali kebaikan." (Mutafaq ‘alaih)

Dari Abu Hurairah radiyallaahu anhu, Rasulullaah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Iman mempunyai lebih dari tujuh puluh atau enam puluh cabang. Cabang yang paling baik adalah Laa ilaaha ilallaah. Sedangkan cabang yang paling rendah adalah membuang duri dari jalan. Dan malu adalah satu cabang dari keimanan." (Mutafaq ‘alaih)

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://catri.blogsome.com/2006/05/02/akhlaqul-karimah-al-haya-malu/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>