|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

November 13, 2006

Teruntuk Sahabatku…

Penulis: Ummu Habibah
Muroja’ah: Ustadz Abu Salman

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Wahai sahabatku bagaimanakah kabarmu hari ini? Apakah engkau sudah mempersaksikan di hadapan seluruh makhluk dan malaikat yang menjunjung ‘Arsy yang agung dan malaikat seluruhnya bahwa engkau seorang muslim? Mempersaksikan bahwa Dia lah Robb yang agung, yang paling pedih azabnya sekaligus paling luas rahmatnya, sebagai Dzat yang satu-satunya berhak diberikan seluruh kecintaan, rasa takut dan harap dengan ketundukan dan penyerahan diri yang sempurna?

Sahabatku, sudahkah engkau bertekad hari ini untuk mengerjakan sunnah Rosululloh dengan benar dan ikhlas di atas syariat yang haq, yang tidak dinodai kebatilan syahwat dan syubhat yakni dengan cara mengikuti metode pemahaman dan pengamalan islam yang dilakukan oleh sahabat yang mustaqiim?

Sahabatmu menulis risalah ini saat hatinya sedang terbang melihat sahabatnya yang mencintai agama Allah… menginginkan kebaikan pada dirinya dan orang-orang yang disayanginya…
Sahabatmu menulis risalah ini mengharapkan agar sekiranya risalah ini menjadi batu perbaikan untuk meraih metode pemahaman dan pengamalan islam yang lurus dan meraih jalan kebaikan…
(more…)

November 1, 2006

Untuk Saudaraku Sesama Muslim

Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Untuk saudaraku sesama muslim siapapun yang mengunjungi blog ini
Masih dalam suasana ied fitri..
Ingin ana sampaikan..
Untaian do’a terindah, untuk menghidupkan sunnah

"Taqabbalallaahu Minnaa Waminkum"
(semoga Allah menerima (amal shalih) dari kami dan darimu)

Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Catri @};-

:: Siapakah Waktu?

Saudaraku…

Sesungguhnya waktu adalah kesempatan yang tak selalu datang
Dia hanyalah nafas yang pendek & umur yang berbilang
Dia lewat bak awan yang menerjang
Dia lari bak angin yang berhembus kencang

Hari demi hari telah berlalu
Saat-saatnya pun kini telah lenyap
Tanpa berjanji untuk kembali walau sesaat

disalin dari majalah adz-dzakhiirah